sarjana Muslim dunia untuk mendiskusikan konsep Islam Wasatiyyah

sarjana Muslim dunia untuk mendiskusikan konsep Islam Wasatiyyah

Baca juga info : kursus bahasa inggris


Konsultasi Tingkat Tinggi dari Cendekiawan Muslim Dunia, yang akan diadakan di kota Indonesia, Bogor, mulai tanggal 1 hingga 3 Mei, akan membahas konsep Wasatiyat al-Islam (jalan tengah Islam). Utusan khusus Presiden Indonesia untuk Kerjasama Antar-Agama dan Peradaban, Din Syamsuddin, membuat pernyataan itu di sebuah konferensi pers di sini pada hari Senin.

"Konsultasi tingkat tinggi ini diprakarsai oleh Indonesia, sebagai program dari utusan khusus Presiden Indonesia untuk Kerjasama Antar-agama dan Peradaban, untuk mengembangkan dan mempromosikan konsep Wasatiyat Islam," kata Syamsuddin.


Menurut dia, sekitar 100 peserta, yang terdiri dari ulama dan ulama dunia, diharapkan untuk menghadiri konsultasi.

Beberapa undangan yang telah mengkonfirmasi partisipasi mereka termasuk Grand Sheikh dari Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir; Prof Ahmad Muhammad Ath-Thayyib; dan Presiden Forum Promosi Perdamaian Komunitas Muslim, Prof Abdullah bin Bayyah, yang merangkap Presiden International Muslim Scholars Union.


Dia lebih lanjut mengatakan bahwa konsultasi tingkat tinggi akan membahas konsep "Wasatiyat" Islam dari dan implementasinya.

Sejauh ini, ada banyak konsep di berbagai buku dan buku eksegesis (Tafsir) mengenai Wasatiyat Islam.

Syamsuddin berharap bahwa diskusi akan membantu mengejar konsep Wasatiyat Islam sebagai kriteria untuk peradaban utama Islam.

Baca juga info : daftar kursus inggris pare

"Kami berharap konsep ini dapat berfungsi sebagai karakteristik dan identitas umat Islam di tingkat nasional masing-masing negara, serta di tingkat global," katanya.

Diskusi akan dinyatakan terbuka oleh Presiden Joko Widodo di Bogor dan akan ditutup oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden di Jakarta.

Baca juga info : Info kampung inggris pare       

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemandu Mengganggu Komodo Dragon Untuk Masuk Daftar Hitam

Salman Khan

Wakapolri Ingin Masjid Semakin Menjadi Pusat Peradaban