Wakapolri Ingin Masjid Semakin Menjadi Pusat Peradaban
Wakapolri Ingin Masjid Semakin Menjadi Pusat Peradaban
Baca juga info : kursus bahasa
inggris
Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komisaris
Jenderal Polisi Syafruddin menerima anugerah Tokoh Perubahan Republika
pada Selasa (10/4) malam. Ia terpilih berkat kontribusinya pada masjid
di Indonesia. Syafruddin yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan
Masjid Indonesia (DMI) ini berharap, masjid dapat semakin menjadi pusat peradaban.
"Dengan visi memakmurkan dan dimakmurkan
masjid, Saya selalu menonjolkan masjid agar menjadi pusat peradaban
Islam. Masjid menjadi segalanya, memakmurkan dan dimakmurkan masjid,"
kata Syafruddin.
Syafruddin mengingat sejak ia masih berusia tujuh tahun, ia sudah
hidup di masjid. Ia mengaku, kedekatan dengan masjid berasal dari
tempaan kedua orang tuanya. Ketika ia dilantik oleh Wakil Presiden Jusuf
Kalla, sekaligus Ketua Umum DMI sebagai wakilnya, Syafruddin pun
menyempatkan diri pulang ke kampung halamannya di Makassar.
Syafruddin
kemudian menceritakan dirinya yang baru diangkat sebagai Wakil Ketua
Umum DMI ke ibunya. "Ibu saya tidak kaget, pantas karena sejak kecil
saya sudah urus masjid," ucap Syafruddin.
Syafruddin
pun mendapatkan pesan dari ibunya, untuk terus mengurus masjid. Hal itu
Syafruddin wujudkan dengan berusaha sebanyak mungkin berkontribusi
untuk kemajuan masjid, menjadikan masjid sebagai pusat peradaban.
Baca juga info : kursus bahasa
inggris di pare
Selain
Wakil Ketua Umum DMI, Syafruddin juga menjabat sebagai Chef de Mission
Kontingen Indonesia pada Asian Games 2018. Sehingga, ia harus menjalani
rutinitas yang padat setiap harinya.
Selain
Syafruddin, empat tokoh lainnya juga mendapat anugerah tokoh perubahan.
Mereka adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Pendakwah Ustaz Abdul
Somad.
Direktur Bank Rakyat Indonesia, dan Pendiri Batik Trusmi Sally
Giovanny.
Komentar
Posting Komentar